Kunjungan Dunia Usaha-Dunia Industri

Menurut McClelland (2000), salah satu faktor yang menyebabkan sebuah negara menjadi maju adalah ketika jumlah wirausahawan yang terdapat di negara tersebut berjumlah 2% dari populasi penduduknya. Saat ini, jumlah wirausaha yang terdapat di Indonesia mencapai 400 ribu jiwa atau kurang dari 1% populasi penduduk Indonesia yang berkisar 200 juta jiwa. Amerika Serikat dan Singapore dinyatakan sebagai  Negara termaju di dunia karena angka partisipasi wirausaha cukup tinggi.

Untuk mengejar ketinggalan tentu dibutuhkan waktu yang cukup lama, satu-satunya peluang yang masih sangat besar adalah bekerja dengan memulai usaha mandiri. Dengan dimasukannya  prakarya dan kewirausahaan dalam Kurikulum, ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk memunculkan jiwa entreupreneur pada siswa. Dan ini dimulai dari pendidikan dasar hingga tinggi.

Sesuai program SMAN 2 Tasikmalaya sebagai sekolah rujukan, yang diantaranya harus memunculkan pelaksanaan pengembangan kewirausahaan dengan kunjungan ke Dunia usaha / Dunia Industri , SMAN 2 Tasikmalaya melakukan kunjungan ke Technopark di Ciawi merupakan satu badan kerjasama antara Pemkab Tasikmalaya dengan LIPI yang bergerak di bidang penelitian dalam ketahanan pangan, dan PT. Cipta Agro Buana Semesta yang bergerak di bidang Penggemukan sapi potong.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Oktober 2018. Diikuti oleh 27 siswa yang merupakan Pengurus OSIS masa bakti 2018-2019, dan 16 guru pendamping.

Berdasarkan hasil kunjungan, kami mengambil kesimpulan terdapat empat tips sederhana dalam menekuni berbagai jenis usaha, yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu; percaya, loyalitas, ulet dan sikap mental positif. Semoga kunjungan yang dilakukan memberikan inspirasi penumbuhan jiwa entreupreneur bagi para siswa khususnya, agar menjadi tuan bagi dirinya sendiri.

(*report By Iis Rachmi)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*